{
    "id": 419,
    "date": "2024-07-02",
    "title": "Kementan dukung petani optimalkan penjualan ubi jalar dalam negeri",
    "content": "Konsumsi pangan lokal yang seperti ini luar biasa, khususnya ubi jalar. Kita upayakan agar masyarakat mencintai produk dalam negeri seperti komoditas iniCirebon (ANTARA) - Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung petani untuk meningkatkan penjualan ubi jalar di pasar dalam negeri, karena komoditas ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan Suwandi di Cirebon, Jabar, Selasa, mengatakan dukungan ini diberikan melalui program diversifikasi pangan lokal yang fokus utamanya mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ubi jalar dan berbagai produk olahannya. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Program semacam ini, kata dia, bisa membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani ubi jalar untuk menjual hasil panen ke beberapa daerah. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u201cKonsumsi pangan lokal yang seperti ini luar biasa, khususnya ubi jalar. Kita upayakan agar masyarakat mencintai produk dalam negeri seperti komoditas ini,\u201d ujar dia. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Selain itu, pihaknya berupaya mengoptimalkan produksi ubi jalar dengan memberikan pelatihan teknis kepada petani. Kemudian memastikan standar kualitas hasil panen komoditas ini dapat memenuhi kebutuhan pasar. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Suwandi menyebutkan dengan skema tersebut, para petani dapat menikmati harga jual ubi jalar yang lebih baik dan pendapatan mereka selalu stabil. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Ia menekankan program tersebut juga bertujuan guna mendukung ketahanan pangan nasional, serta pemberdayaan ekonomi petani di daerah. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u201cJustru untuk di dalam negeri (potensi pasar ubi jalar) masih terbuka, bisa dilakukan diversifikasi pangan. Permintaan ke luar negeri juga tinggi. Dari sini kita tingkatkan untuk tujuan negara eksisting, juga mencoba ke negara-negara baru,\u201d ujarnya. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Lebih lanjut, Suwandi menuturkan bahwa luas areal tanam untuk komoditas ubi jalar di Indonesia rata-rata mencapai 80 ribu hektare per tahun. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Dari luasan tanam itu, tambah dia, para petani bisa melakukan panen ubi jalar dengan jumlah produksi sekitar 1,5 juta ton per tahun. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u201cDengan potensi ini, kita dorong juga penjualan di dalam negeri sembari meningkatkan jumlah ekspornya,\u201d ucap dia. Baca juga: Kementan: Cirebon berhasil ekspor ubi jalar ke Korea dan Jepang Baca juga: Kementan pantau uji coba metode tanam HaztonPewarta: Fathnur RohmanEditor: Ahmad Buchori Copyright \u00a9 ANTARA 2024",
    "hashtags": "Ditjen Tanaman Pangan Kementan, Komoditas ubi jalar, Ubi jalar Cirebon",
    "url": "https://m.antaranews.com/berita/4178502/kementan-dukung-petani-optimalkan-penjualan-ubi-jalar-dalam-negeri?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=latest_category"
}